Pengembangan Sensor Gas Hidrogen Sulfida Berbasis Reagen Kering Timbal Asetat
Bab Pendahuluan Tugas Akhir / Skripsi Pendidikan Kimia dengan Judul : Pengembangan Sensor Gas Hidrogen Sulfida Berbasis Reagen Kering Timbal Asetat
Gas H2S merupakan produk dari reaksi asam dengan sulfida logam, dengan tingkat toksisitas yang tinggi. Untuk mengetahui keberadaaan serta kadar gas H2S di alam, salah satu caranya dapat dilakukan dengan melakukan monitoring udara, yang diawali dengan pendeteksian (pensensoran) dan dilanjutkan dengan penentuan kadarnya. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, para ilmuwan kimia telah berhasil mengembangkan beberapa metode yang praktis dan sederhana, untuk mendeteksi keberadaan gas H2S baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Contoh praktis yang telah berhasil dikembangkan adalah mendeteksi kadar H2S dengan memanfaatkan sistem reaksi oksidasi-reduksi melalui titrasi iod secara langsung hingga tercapai titik ekivalen dari kedua senyawa.
Teknik lain yang telah berhasil dikembangkan untuk mendeteksi H2S, yakni dengan teknik sensor. Teknik sensor ini memanfaatkan sifat sensitifitas serta selektifitas dari suatu zat terhadap zat yang akan dideteksi. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode impregnasi kertas, yang dilakukan dengan mengimpregnasikan reagen pendeteksi ke dalam kertas berpori, lalu dideteksi oleh detektor lewat serat optik secara reflektansi. Teknik sensor H2S yang lain misalnya dengan metode sol gel campuran oksida SnO2–CeO2, yang sensitif dan selektif terhadap gas H2S.
Pada penelitian ini diusulkan suatu teknik sensor yang mudah dan sederhana untuk mendeteksi keberadaan hidrogen sulfida, dengan memanfaatkan sifat kimiawi timbal asetat terhadap H2S. Di sini diterapkan teknik imobilisasi terhadap timbal asetat dengan menggunakan polivinil klorida (PVC) sebagai material pendukung reagen kering. Reagen kering yang dihasilkan memiliki beberapa keunggulan, seperti kekuatan media dan fase padatan yang tidak mudah rusak, juga tahan terhadap pengaruh asam, stabil dan mudah diregenerasi.