Pendidikan Kesehatan

Dari berbagai sumber telah banyak ahli yang member batasan tentang pendidikan kesehatan dan aplikasi pendidikan dalam bidang kesehatan. Pendidikan kesehatan adalah proses prubahan perilaku yang dinamis, bukan hanya proses pemidahan materi dari individu ke orang lain dan bukan seperangkat –prosedur yang akan dilaksanakan ataupun hasil yang akan dicapai. Proses perkembangan akan selalu berubah secara dinamis karena individu dapat menerima atau menolak keterangan baru, sikap baru, dan perilaku baru yang berhubungan dengan tujuan hidup. Pendidikan kesehatan merupakan proses yang mencakup dimensi dan kegiatan-kegiatan intelektual, psikologi dan social yang diperlukan untuk meningkatkan kemampuan individu dalam mengambil keputusan secara sadar dan yang mempengaruhi kesejahteraann diri, keluarga, dan masyarakat. Proses in didasarkan pada prinsip-prinsip ilmu pengetahuan yang member kemudahan untuk belajar dan perubahan perilaku, baik bagi tenaga kesehatan maupun bagi pemakai jasa pelayanan, termasuk anak-anak dan remaja. Pengertian pendidikan kesehatan melalui penekanan pengunaan secara terencana proses pendidikan.

Dari batasan dan pengertian pendidikan kesehatan tersebut disimpulkan bahwa pada dasarnya pendidikan kesehatan merupakan upaya-upaya terencana untuk mengubah perilaku individu, kelompok, keluarga  dan masyarakat. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan membutuhkan pemahaman yang mendalam, karena melibatkan berbagai istilah atau konsep seperti perubahan perilaku dan proses pendidikan.

Secara umum, tujuan pendidikan kesehatan adalah mengubah perilaku individu atau masyarakat di bidang kesehatan. Akan tetapi, perilaku mencakup hal yang luas sehingga perilaku perlu dikategorikan secara mendasar sehingga rumusan tujuan pendidikan kesehatan dapat dirinci sebagai berikut :

  1. Menjadikan kesehatan sebagai sesuatu yang bernilai dimayarakat. Oleh sebab itu, pendidik kesehatan bertanggung jawab mengarahkan cara-cara hidup sehat menjadi kebiasaan hidup masayarakat sehari-hari.
  2. Menolong individu agar mampu secara mandiri atau berkelompok mengadakan kegiatan untuk mencapai tujuan hidup sehat.
  3. Mendorong pengembangan dan penggunaan secara tepat sarana pelayanan kesehatan yang ada. Adakalanya, pemanfaatan sarana pelayanan yang ada dilakukan secara berlebihan atau justru sebaliknya, kondisi sakit, tetapi tidak menggunakan sarana kesehatan yang ada dengan semestinya.

 

Sesuai dengan program pembangunan Indonesia, sasaran pendidikan kesehatan meliputi masyarakat umum dengan berorientasi ppada masyarakat pedesaan, kelompok tertentu (misalnya, wanita, pemuda, remaha, termasuk lembaga pendidikan), dan individu dengan teknik pendidikan kesehatan individual.  Ruang lingkup pendidikan kesehatan baik sebagai ilmu maupun seni sangat luas karena mencakup segi kehidupan masyarakat. Pendidikan kesehatan selain merupakan salah satuj faktor dalam usaha meningkatkan kesehatan dan kondisi social masyarakat (berkaitan erat dengan Ilmu Sosial Budaya), juge memberikan bantuan dalam setiap program kesehatan. Ruang lingkun pendidikan kesehatan didasarkan pada aspek kesehatan, tatanan atau tempat pelaksanaan dan tingkat pelayanan.

Anda ingin mendapatkan materi di atas secara full content???, Anda bisa bergabung di Layanan Membership Kumpulan Tugas akhir / skripsi, Tesis, Tugas Kuliah Secara Online dan Full Content. Klik banner di bawah ini:

Share Your Thoughts